Productivity
Semakin produktif suatu organisasi, semakin baik keuntungan kompetitifnya karena biaya untuk memproduksi suatu unit out-put menjadi lebih rendah. Cara yang berguna untuk mengukur produktivitas tenaga kerja adalah total biaya sumber daya per-unit out-put. Productivitas – adalah ukuran kuantitas dan kualitas pekerjaan yang dilakukan dengan mempertimbangkan biaya sumber daya yang digunakan untuk mengerjakan pekerjaan tersebut. 1. Global competition and productivity Pada tingkat nasional: Produktivitas pada tingkat organisasi pada akhirnya mempengaruhi keuntungan dan daya saing suatu organisasi profit dan total biaya untuk organisasi non-profit. Keputusan yang dibuat tentang nilai suatu organisasi seringkali didasarkan pada produktivitas yang mampu dihasilkan perusahaan tersebut. 2. Productivity measurement Sistem SDM dengan segala aktivitasnya berhubungan langsung produktivitas individu dan organisasi dengan cara mempertimbangkan: unit biaya tenaga kerja (labor cost) = total biaya tenaga kerja per unit out-put yaitu rata-rata biata tenaga kerja dibagi dengan rata-rata tingkat out-put.. sehingga hal ini dapat dilihat bahwa suatu organisasi yang membayar gaji relative tinggi dapat bersaing secara ekonomis jika ia dapat juga mencapai tingkat produktivitas yang tinggi pula. 3. Individual productivity Hubungan antara factor-faktor ini meliputi: (P) – adalah hasil dari ability (A) dikalikan dengan effort (E) dikalikan dengan support (S) jadi, P = A x E x S Kinerja akan berkurang jika salah satu factor dikurangi atau tidak ada. 4. Increasing productivity Bagi sebagian besar organisasi usaha peningkatan produktivitas terfokus pada tenaga kerja. Kegiatan ini meliputi: Pendekatan lain yang bertujuan untuk peningkatan produktivitas: 5. Product quality Merupakan bagian yang harus dipertimbangkan dalam peningkatan produktifitas, karena adanya alternative lain yang sebaliknya. Organisasi diseluruh dunia memproses kualitas dengan berbagai cara yang berbeda dan telah berusaha untuk memfokuskan pada penggunaan standar international. ISO 9000 – International Standard Organization Geneva Convention, Switzerland. Total Quality Management (TQM) Merupakan proses manajemen komprehensif yang berfokus pada perbaikan yang terus menerus dari aktivitas organisasi untuk menajamkan kualitas barang dan jasa yang ditawarkan. Inti TQM adalah konsep yang berfokus pada pelanggan. Karakteristik dari TQM adalah pentingnya keterlibatan tenaga kerja. Benchmarking adalah sisi lain dari TQM, yang mengukur dan membandingkan usaha kualitas dengan industri organisasi lainnya. Dengan tersediannya informasi pengukuran kualitas akan membantu untuk melakukan perbaikan kualitas secara terus menerus. Memberikan pelayanan yang berkualitas tinggi kepada pelanggan merupakan hasil penting lainnya yang mempengaruhi kinerja kompetitif perusahaan. Aspek kualitas dan produktivitas yang tinggi, yang termasuk didalamnya adalah aspek customer service. Pelayanan yang sangat baik sangat sulit didefinisikan, tetapi orang dapat mengetahuinya dengan cara melihatnya. Pada sebagian besar organisasi kualitas pelayanan dipengaruhi secara signifikan oleh para tenaga kerja yang secara perseorangan yang berinteraksi dengan pelanggan. Dan dalam proses pelaksanaannya dipengaruhi oleh hubungan individu dengan organisasi. skema . pengaruh hubungan organisasi dengan tenaga kerja mempengaruhi produktivitas
0 comments:
Post a Comment