Silahkan Download Materi Kuliah

May 18, 2009

Productivity


Semakin produktif suatu organisasi, semakin baik keuntungan kompetitifnya karena biaya untuk memproduksi suatu unit out-put menjadi lebih rendah. Cara yang berguna untuk mengukur produktivitas tenaga kerja adalah total biaya sumber daya per-unit out-put.

Productivitas – adalah ukuran kuantitas dan kualitas pekerjaan yang dilakukan dengan mempertimbangkan biaya sumber daya yang digunakan untuk mengerjakan pekerjaan tersebut.

1. Global competition and productivity

Pada tingkat nasional:

  1. Productivitas yang tinggi mengarahkan ke standard hidup yang lebih tinggi.
  2. Peningkatan dalam tingkat gaji secara nasional (biaya untuk membayar tenaga kerja) tanpa peningkatan produktivitas akan mengarah pada inflasi yang berakibat pada peningkatan biaya dan penurunan daya beli.
  3. Tingkat produktivitas yang lebih rendah menjadikan lebih tingginya biaya tenaga kerja dan posisi yang kurang bersaing untuk produk suatu Negara pada pasar global.

Produktivitas pada tingkat organisasi pada akhirnya mempengaruhi keuntungan dan daya saing suatu organisasi profit dan total biaya untuk organisasi non-profit. Keputusan yang dibuat tentang nilai suatu organisasi seringkali didasarkan pada produktivitas yang mampu dihasilkan perusahaan tersebut.

2. Productivity measurement

Sistem SDM dengan segala aktivitasnya berhubungan langsung produktivitas individu dan organisasi dengan cara mempertimbangkan: unit biaya tenaga kerja (labor cost) = total biaya tenaga kerja per unit out-put yaitu rata-rata biata tenaga kerja dibagi dengan rata-rata tingkat out-put.. sehingga hal ini dapat dilihat bahwa suatu organisasi yang membayar gaji relative tinggi dapat bersaing secara ekonomis jika ia dapat juga mencapai tingkat produktivitas yang tinggi pula.

3. Individual productivity

Hubungan antara factor-faktor ini meliputi:

(P) – adalah hasil dari ability (A) dikalikan dengan effort (E) dikalikan dengan support (S) jadi,

P = A x E x S

Kinerja akan berkurang jika salah satu factor dikurangi atau tidak ada.

4. Increasing productivity

Bagi sebagian besar organisasi usaha peningkatan produktivitas terfokus pada tenaga kerja. Kegiatan ini meliputi:

  • Downzising
  • Re-engineering
  • Computerized
  • More hard worker

Pendekatan lain yang bertujuan untuk peningkatan produktivitas:

  • Outsourcing
  • Efficiency job activities use capital equipments
  • Replace employee with proper tools (automatization)
  • Motivate and encourage employees to do better work
  • Re-design working activities


5. Product quality

Merupakan bagian yang harus dipertimbangkan dalam peningkatan produktifitas, karena adanya alternative lain yang sebaliknya. Organisasi diseluruh dunia memproses kualitas dengan berbagai cara yang berbeda dan telah berusaha untuk memfokuskan pada penggunaan standar international. ISO 9000 – International Standard Organization Geneva Convention, Switzerland.

Total Quality Management (TQM)

Merupakan proses manajemen komprehensif yang berfokus pada perbaikan yang terus menerus dari aktivitas organisasi untuk menajamkan kualitas barang dan jasa yang ditawarkan. Inti TQM adalah konsep yang berfokus pada pelanggan. Karakteristik dari TQM adalah pentingnya keterlibatan tenaga kerja.

Benchmarking adalah sisi lain dari TQM, yang mengukur dan membandingkan usaha kualitas dengan industri organisasi lainnya. Dengan tersediannya informasi pengukuran kualitas akan membantu untuk melakukan perbaikan kualitas secara terus menerus.

Memberikan pelayanan yang berkualitas tinggi kepada pelanggan merupakan hasil penting lainnya yang mempengaruhi kinerja kompetitif perusahaan. Aspek kualitas dan produktivitas yang tinggi, yang termasuk didalamnya adalah aspek customer service. Pelayanan yang sangat baik sangat sulit didefinisikan, tetapi orang dapat mengetahuinya dengan cara melihatnya. Pada sebagian besar organisasi kualitas pelayanan dipengaruhi secara signifikan oleh para tenaga kerja yang secara perseorangan yang berinteraksi dengan pelanggan. Dan dalam proses pelaksanaannya dipengaruhi oleh hubungan individu dengan organisasi.



skema . pengaruh hubungan organisasi dengan tenaga kerja mempengaruhi produktivitas

0 comments:

Never Ending Journey

Pengaruh seorang pengajar tidak akan pernah tahu sampai kapan berakhir, blog ini dipersiapkan untuk memberikan kesempatan pada mahasiswa STIE GICI Business School yang karena lain dan sesuatu hal tidak dapat hadir didalam perkuliahan yang saya ampu dan para pembaca yang budiman yang karena lain dan sesuatu hal membuka situs blog saya ini.

Karena pada hakekatnya tehnologi memiliki dua sisi yang berlawanan mampu memberi manfaat bagi perkembangan umat manusia dan sebaliknya juga bisa menjerumuskan manusia itu sendiri, sebagai pengajar tentunya saya memilih memanfaatkannya untuk kebajikan dengan menyebarkan ilmu yang saya miliki meskipun ilmu itu tidaklah sebanding dengan ilmu dari Sang Pencipta yang dapat kita lihat dari hasil ciptaanya di alam semesta ini

Blog Archive

LabPixies Clock

  © ugik thanks to for amazing template ProBlogger Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP